Logika

1. Jelaskan maksud membagi, memberikan ketentuan, serta menyusun pemikiran dalam logika!
Jawaban:
Dalam logika, membagi berarti menunjuk dan menjumlah secara jelas perbedaan-perbedaan dari bagian-bagian suatu keseluruhan logis. Dan bagian adalah hal-hal yang menyusun suatu keseluruhan. Maka keseluruhan dapat dibagi-bagi. Sehingga diperlukan adanya pembagian serta pembedaan dan perbedaan.
Dalm proses pembicaraan atau membaca, tidak jarang orang bertemu dengan kata-kata yang artinya tidak menjadi jelas melalui konteksnya. Harus ada ketentuan-ketentuan yang mengatur sehingga tidak terjadi kedwiartian kata, khususnya kata-kata kunci, agar tukar pikiran tidak menjurus pada kesalahan berpikir dan tidak sekedar bersifat verbal.Untuk memahami artinya dibutuhkan defenisi.
Dalam logika menyusun pikiran sama saja dengan kita melakukan penalaran dengan menggunakan argumentasi.

2. Sebutkan beberapa jenis keseluruhan dan jenis pembagian!
Jawaban:
-Keseluruhan aksidental -Pembagian esensial
-Keseluruhan esensial -Pembagian aksidental
-Keseluruhan universal
-Keseluruhan integral

3. Sebutkan hukum-hukum pembagian atau klasifikasi!
Jawaban:
1. Pembagian haruslah utuh/adekuat
2. Pembagian haruslah mengekslusifkan yang lainnya/idak boleh bertumpukan, tumpang tindih.
3. Pembagian haruslah dilakukan secara rapi.

4. Jelaskan keterkaitan pembagian dan ilmu!
Jawaban:
Pembagian begitu lengket pada kegiatan intelek manusia bahkan alam begitu jelas merupakan suatu sumber diferensiasi. Namun demikian, ilmu sering membuat klasifikasi tidak didasari atas pertimbangan benar atau salah, melainkan atas pertimbangan manfaat kegunaan, utilitas.

5. Sebutkan pembagian pembedaan!
Jawaban:
• Pembedaan riel
• Pembedaan logis
• Pembedaan formal
• Pembedaan intrinsic virtual
• Pembedaan modal
6. Jelaskan apa yang dimaksud dengan identitas logis dan ekualitas!
Jawaban:
Apabila dua hal serupa dalam hakikatnya, hubungan antara keduanya disebut “identitas logis”. Dan manakala dua hal sama dalam kuantitas, maka hubungannya disebut dengan “ekualitas”.
7. Apa yang dimaksud dengan definisi nominal dan definisi riil?
Jawaban:
Definisi nominal adalah sekedar menjelaskan kata, bukan menjelaskan hal yang ditandai dengan kata. Sedangakan definisi riil bukanlah sekedar penjelasan term, tetapi penjelasan tentang hal yang ditandai dengan term tersebut dan memperlihatkan struktur sesuatu.
8. Sebutkan hukum-hukum definisi!
Jawaban:
1. Defenisi singkat, tepat, jangan memuat kelebihan sesuatu pun.
2. Defenisi mutlak konvertible.subjek dan predikat harus dapat dibalik dengan pas.
3. Definisi harus jelas, harus lebih jelas dari hal yang harus didefenisikan, sehingga orang dapat dengan cepat mengerti artinya, apa yang tercakup didalamnya, apa yang disingkirkan, atribut-atribut apakah yang termasuk pada hal yang harus di defenisikan tadi.
9. Jelaskan perbedaan argument dan argumentasi!
Jawaban:
Argumen adalah kata lain untuk pemikiran, penalaran. Sedangkan argumentasi lebih menunjukkan metode pemikiran, lebih-lebih apabila mencakup banyak langkah.
10. Sebutkan macam-macam argumentasi!
Jawaban:
• Demonstrasi dan argument probable
• Argumentasi langsung dan tidak langsung
• Argumentasi a priori dan a posteriori

This entry was posted in Logika. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s