Commemorative Coin

The Ministry of Finance has announced the chosen designs for coins commemorating the reconstruction efforts for the Great East Japan Earthquake that rocked the northern area of Tohoku on March 11, 2011.

Kementerian Keuangan Jepang telah mengumumkan design pilihan sebagai koin untuk memperingati kebangkitan kembali Jepang dari Gempa Bumi hebat di timur Jepang yang menghantam bagian utara Tohoku pada tanggal 11 Maret 2011.

A premium gold coin with a face value of 10,000 yen and a premium silver coin with a face value of 1,000 yen are scheduled to be produced in 2015. Most are engraved with beautiful symbols of Japan, but does one of them look a little funny to you?

Sebuah koin emas premium dengan nilai 10,000 Yen dan sebuah koin perak premium dengan nilai 1,000 Yen direncanakan untuk di produksi pada tahun 2015. Sebagian besar ukiran menjadi simbol keindahan Jepang, tapi apakah itu tidak terlihat lucu bagimu?

If the bottom right coin in the photo made you do a double take, you’re not the only one. This design, one of six chosen by the Ministry of Finance, was created by a fourth grade elementary school student. It features a picture of a child patriotically waving Japan’s flag with the words “ganbaro nihon” (hang in there, Japan) written in what looks to be crayon.

Jika koin di bagian kanan bawah foto membuatmu melihat dua kali, bukan hanya kau yang seperti itu. Desain ini, satu dari enam yang dipilih oleh Kementerian Keuangan Jepang, dibuat oleh siswa kelas empat SD. Itu menggambarkan seorang anak yang dengan semangat patriotiknya melambaikan bendera Jepang dengan kata “ganbaro nihon” (Semangat, Jepang) yang terlihat ditulis dengan krayon.

The fact that the commemorative coin’s picture was drawn by a child makes no difference to an overwhelming amount of people. The sight of this “unsophisticated” drawing has stirred up a flurry of complaints on Japanese sites.

Faktanya bahwa gambar koin peringatan itu digambar oleh anak kecil membuatnya tidak terlihat perbedaan besar bagi kebanyakan orang. Gambaran “sederhana” ini meningkatkan komplain kebingungan di beberapa bagian Jepang.

One blogger laments, “All I see is that kid’s scribble” after looking at the six chosen designs. The bashing continues with comments such as, “Is the Ministry of Finance sleeping on the job?” and “Why would I want to collect these coins?”  One commenter kept it simple, stating, “That design is just awful.”

Seorang blogger meratapi, “Semua yang saya lihat adalah tulisan cakar ayam anak kecil” setelah melihat enam desain terpilih. Tamparan berlanjut dengan komentar seperti, “Apakah Kementerian Keuangan tidur ketika mengerjakan tugasnya?” dan “ Mengapa saya harus mengoleksi koin tersebut?” Seorang komentator membuatnya mudah dengan menyatakan “Desainnya mengerikan.”

It’s a nice gesture and quite endearing to choose an elementary school student’s drawing for such a special coin which will also be presented to people who donated 10 million yen and 1 million yen to the reconstruction efforts.

Ini merupakan sikap yang baik dan cukup menawan untuk memilih gambar buatan anak SD sebagai koin spesial yang akan dipersembahkan ke orang-orang yang menyumbangkan 10 juta Yen dan 1 juta Yen untuk perbaikan kembali.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

This entry was posted in Analisis Wacana. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s