Menentukan Tujuan Nasional Pendidikan

Disamping kebijakan, hukum dan aturan, suku, serta globalisasi, menurut hemat saya, PERSEDIAAN DAN PERMINTAAN SDM UNTUK LAPANGAN KERJA juga harus dipertimbangkan dalam menentukan tujuan nasional pendidikan.

Untuk mengetahui hal-hal apa yang berhubungan dengan tenaga kerja kita sebaiknya memahami beberapa istilah seperti angkatan kerja, tenaga kerja, kesempatan kerja, dan pengangguran. Angkatan kerja adalah jumlah penduduk dengan usia produktif, yaitu 15-64 tahun yang sedang bekerja maupun mencari pekerjaan. Tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun masyarakat. Kesempatan kerja atau bisa juga diartikan sebagai permintaan tenaga kerja adalah suatu keadaan yang menggambarkan adanya kesempatan kerja yang siap diisi oleh penawar kerja (pencari kerja. Oleh karena itu, terjadi hubungan permintaan dan penawaran tenaga kerja di pasar tenaga kerja. di negara dengan jumlah penduduk yang besar, tidak jarang ditemui kelebihan tenaga kerja (pencari pekerjaan) yang tidak sesuai dengan permintaan. Kesempatan kerja yang tidak seimbang dengan angkatan kerja menyebabkan terjadinya pengangguran. Pengangguran adalah angkatan kerja yang tidak bekerja atau sedang mencari pekerjaan. Di dalam ilmu ekonomi, pengangguran terdiri atas beberapa jenis, antar lain, pengangguran siklis, pengagguran structural, pengagguran musiman, pengangguran teknologi, pengangguran friksional, serta pengangguran terbuka. Salah satu jenis pengangguran yang sedikit banyak mempunyai kaitan dengan pendidikan adalah pengangguran structural. Pengangguran structural terjadi karena tidak sesuainya jenis pekerjaan yang diminta dengan yang ditawarkan. Misalnya seorang pencari kerja yang tidak berhasil mendapatkan pekerjaan karena kualifikasi suatu pekerjaan tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan ataupun keterampilannya.

Penyediaan tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan memenuhi kualifikasi suatu pekerjaan, erat kaitannya dengan latar belakang pendidikan tenaga kerja tersebut. Sehingga pendidikan dianggap sebagai alat yang penting untuk menyiapkan tenaga kerja terampil dan memenuhi kualifikasi kerja.

Pendidikan sebagai proses penyiapan tenaga kerja diartikan sebagai kegiatan membimbing peserta didik sehingga memiliki bekal dasar untuk bekerja. Pembekalan dasar ini berupa pembentukan sikap, pengetahuan, dan keterampilan kerja pada calon luaran. Ini menjadi misi penting dari pendidikan, karena menjadi bekerja menjadi kebutuhan pokok dalam kehidupan manusia. Pembangunan system pendidikan nasional merupakan satu kesatuan seluruh komponen pendidikan yang saling terkait dan terpadu serta bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang berkualitas, terampil, cerdas, maju, mandiri dan modern. Pembangunan pendidikan merupakan bagian penting dari upaya menyeluruh dari pemerintah dan masyarakt untuk meningkatkan harkat dan martabat bangsa serta menyiapkan tenaga kerja yang terampil dan berkualitas.

Oleh karena itu, pendidikan memilii peran yang sangat besar untuk menghasilkan tenaga kerja yang terampil dan berkualitas. Tujuan nasional pendidikan bisa ditentukan berdasarkan permintaan pasar. Dengan begitu, proses pendidikan akan lebih terarah karena tujuan atau output yang diinginkan jelas.

#HanyaBeropini

 

 

This entry was posted in Belajar Pendidikan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s